“Kita juga akan ada acara advokasi and horizontal learning (AHL) beberapa program unggulan yang kita ajak untuk daerah lain replikasi, seperti sanisek sanitren dari Kabupaten Tangerang, Manajemen Kesehatan Menstruasi, ada Sekolah Kurasaki,” tambahnya.
Dia menargetkan akan mengoptimalkan peran AKKOPSI bagi semua anggota yang tergabung sekitar 400 daerah. Namun yang aktif hanya sekitar 50 daerah.
“Mudah-mudahan kita bisa menjadi aliansi yang memang aktif mendukung para anggota dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” serunya.
Selain itu, dirinya juga akan menindaklanjuti peran pemerintah provinsi yang minim dalam pengentasan sanitasi. Sebab, program sanitasi ini merupakan program unggulan yang memiliki peran penting dalam peningkatan sumber daya manusia.
“Harusnya program sanitasi ini menjadi salah satu program unggulan di provinsi masing-masing, karena selain turunan dan domino effect banyak, ini jadi program wajib dalam rangka menurunkan tingkat stunting di Indonesia yang dimulai dari sanitasi itu,” tutur Bupati. (Deri/Tri)