Tangerang, Semartara.News — Kepala daerah Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri acara berbagi kasih dan pemberian paket sembako kepada anak yatim serta warga di sekitar Klenteng Tri Dharma Cinta Kasih, Desa Rancaeuh, Kecamatan Panongan, Sabtu (14/3/26).
Dalam kesempatan ini, lebih dari seribu paket sembako dan santunan diserahkan kepada anak yatim dan masyarakat setempat di wilayah Panongan.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas peran serta pengurus Klenteng Tri Dharma Cinta Kasih yang menunjukkan kepedulian sosial terhadap masyarakat tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun golongan.
“Kita bersilaturahmi di sini. Meskipun berbeda keyakinan, tetapi kita tetap peduli terhadap warga Kabupaten Tangerang. Kepedulian dan saling memberi harus tetap dijaga, tanpa memandang siapa orangnya. Sebagai sesama warga Tangerang, kita harus saling membantu dan mengingatkan,” tutur Bupati Maesyal Rasyid.
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh-tokoh di klenteng dan masyarakat yang terus menjaga kerukunan serta toleransi antar umat beragama di Kabupaten Tangerang, khususnya di Kecamatan Panongan.
“Walaupun berbeda agama, kita tetap saling menghormati. Inilah yang membuat masyarakat di Kabupaten Tangerang hidup harmonis dan damai. Semua ini sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” tambahnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan perhatian terhadap sesama harus terus dipelihara, sejalan dengan pesan Presiden Indonesia yang menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk seluruh rakyat tanpa membedakan latar belakang.
Di bulan Ramadan dan mendekati perayaan Idulfitri, pihaknya juga menyampaikan doa dan harapan agar ketulusan serta keikhlasan dalam berbuat dapat menjadi amal ibadah dan kebaikan di dunia maupun di akhirat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal. Mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Sementara itu, Edi Setiawan, tokoh Klenteng Tri Dharma Cinta Kasih sekaligus inisiator kegiatan, menyatakan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dari pihak klenteng terhadap anak yatim dan masyarakat sekitar.
“Kegiatan ini adalah bentuk perhatian kami kepada anak yatim dan warga di sekitar. Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan ini. Semoga apa yang kami berikan bermanfaat dan dapat membantu masyarakat,” ujar Koh Edi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Kegiatan santunan dan pembagian sembako berlangsung penuh kehangatan dan kekompakan, sekaligus menjadi contoh nyata kuatnya semangat toleransi dan kepedulian sosial antar umat beragama di Kabupaten Tangerang. (*)







