Berbagai Potensi Pengembangan Properti Terus Tumbuh di Karawang

Berbagai Potensi Pengembangan Properti

Jakarta, Semartara.News – Berbagai potensi pengembangan properti terus bertumbuh di wilayah Karawang yang merupakan kawasan industri dengan 2.000 perusahaan nasional dan multinasional.

Banyaknya pekerja membutuhkan ragam produk properti yang ditunjang dengan berbagai proyek yang dibangun pemerintah akan terus mendorong berbagai potensi pengembangan properti di wilayah ini.

Kalangan milenial yang besar terus disasar oleh berbagai industri termasuk sektor properti. Hal ini membuat kalangan pengembang terus berancang dengan produk maupun strategi bisnis untuk menghadapi bonus demografi yang akan kita alami khususnya melalui penyediaan produk properti yang tepat bagi segmen kalangan muda produktif.

Salah satu wilayah dengan potensi pengembangan yang potensial yaitu Karawang, Jawa Barat. sebagai kawasan industri terbesar dengan upah minimum tertinggi di Indonesia, Karawang menjadi daerah yang terdampak langsung dengan adanya bonus demografi dan ini yang akan menjadi potensi besar untuk terus dikembangkan berbagai proyek properti.

Salah satunya pengembang Emerald Land Development yang mengembangkan perumahan Emerald Neopolis. Menurut Direktur Emerald Land Development Andre Wijaya, lokasi Karawang sangat menjanjikan untuk pengembangan proyek properti dan hal ini yang menjadi landasan pengembangan Emerald Neopolis yang dikonsep work life balance.

“Wilayah Karawang mengalami pertumbuhan yang luar biasa dan itu tidak terlepas dari adanya 2.000 perusahaan nasional dan multinasional yang mendatangkan tenaga kerja hingga ratusan ribu. Hal ini tentunya mendorong permintaan pasar properti untuk hunian, komersial, dan berbagai fungsi lainnya secara berkesinambungan,” ujarnya.

Potensi dari kawasan Karawang ini juga ditunjang dengan banyaknya proyek infrastruktur yang dibangun pemerintah khususnya untuk terus meningkatkan aksesibilitas kawasan ini. Beberapa proyek itu seperti elevated toll dari Jakarta hingga pertengahan pintu tol Karawang Barat dan Karawang Timur. Selanjutnya double reel antara Manggarai hingga Cikarang yang dilanjutkan hingga Karawang.

Aksesibilitas kawasan ini juga akan makin dimudahkan dengan empat akses dari Jakarta ke Karawang yaitu elevated toll MBZ, double reel, LRT Jakarta-Cikarang, dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Belum dengan akses jalan darat maupun jalan tol yang saat ini sudah bisa digunakan.

Sementara itu untuk mengusung konsep work life balance di kawasan Emerald Neopolis, disediakan berbagai fasilitas untuk menunjang kebutuhan maupun lifestyle penghuni. Fasilitas itu seperti kolam renang, jogging trackclub house, dan sebagainya yang akan menjadi nilai tambah bagi penghuni di kawasan ini.

Selain itu Emerald Neopolis juga dikembangkan sebagai kawasan mixed use development yang mengintegrasikan kawasan hunian dengan pusat bisnis dan berbagai fasilitas maupun sarana lainnya seperti sekolah, rumah sakit, dan area komersial. Dikembangkan di atas lahan seluas 50 hektar, ke depan kawasannya juga akan membangun universitas dan area perkantoran.

Saat ini Emerald Neopolis telah membuka dua klaster yaitu Neo Park dan Neo Casa yang menawarkan tipe rumah 1-2 lantai mulai 30/60, 48/60, 62, dan 88/91 seharga mulai Rp400 jutaan. Emerald Neopolis juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa bank yang memberikan penawaran dan skema pembiayaan menarik.

“Kelebihan lain dari produk yang kami tawarkan yaitu seluruh legalitasnya sudah beres sehingga konsumen bisa merasa nyaman. Sertifikat, IMB, maupun PBB sudah pecah per unit jadi konsumen yang membeli dan siap serah terima akan memiliki paket legalitas yang lengkap,” pungkas Andre.

Tinggalkan Balasan