Willy juga menjelaskan, warga yang datang ke Kampung Teko, bukan hanya warga setempat, melainkan juga dari wilayah lain di Kota Tangerang.
Bersarkan pantauan Semartara.News, selain area persawahan tersebut ramai dikunjungi warga, juga banyak didatangi pedagang untuk menjajakan dagangannya.
Diantara pedagang tersebut, ada yang membawa terpal, plastik dan lainnya untuk diampar dijadikan lesehan, sehingga menambah ramainya suasana.
“Setiap sore Kampung Teko banyak dikunjungi masyarakat,” kata Pedagan makanan ringan dan kopi, Niswati yang mengaku penghasilan tiap hari berdagang di lokasi tersebut mencapai Rp100 ribu, dan hari libur Rp300 ribu.(Kahfi/Tri)