Serang, Semartara.News – Gubernur Banten, Andra Soni, menekankan bahwa kerja sama erat antara Pemerintah Provinsi Banten dan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 87/Salakanagara merupakan langkah krusial. Kolaborasi ini difokuskan untuk mempercepat berbagai proyek pembangunan daerah serta memperkokoh ketahanan pangan nasional di wilayah Banten.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi bersama Danbrigif TP 87/Salakanagara, Kolonel Infanteri Raden Henra Sukmadjidibrata, di Bojonegara, Kabupaten Serang, pada Rabu malam (14/1/2026).
Poin Utama Kolaborasi
Energi Baru Pembangunan: Andra Soni menyebut kehadiran Brigif sebagai suntikan semangat untuk mempercepat program pemerintah.
Optimalisasi Pelayanan: Dengan dukungan prajurit yang memiliki disiplin tinggi, gubernur optimis pelayanan kepada masyarakat akan semakin maksimal.
Implementasi Pesan Presiden: Gubernur mengingatkan kembali arahan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya dedikasi dan pengabdian total bagi kepentingan publik.
“Dengan dukungan dari rekan-rekan Brigif, saya merasa memiliki tambahan kekuatan besar untuk memastikan pembangunan di Banten membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Andra.
Komitmen dan Langkah Nyata TNI
Merespons hal tersebut, Kolonel Infanteri Raden Henra Sukmadjidibrata menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung penuh agenda pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.
Sebagai langkah konkret dalam waktu dekat, Brigif TP 87/Salakanagara telah menyiapkan beberapa agenda strategis:
Penyelarasan Program: Melakukan koordinasi internal untuk memastikan rencana kerja tiga bulan ke depan sejalan dengan kebijakan pemerintah.
Ketahanan Pangan: Melaksanakan panen raya jagung hasil budidaya mandiri oleh tiap-tiap satuan sebagai bukti nyata dukungan pada sektor pangan.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh para komandan batalyon di bawah naungan Brigif TP 87/Salakanagara, di antaranya Letkol Infanteri Allaen Rahardian (Danyonif 878), Letkol Infanteri Brama Fathayasa (Danyonif 840), Letkol Infanteri Sandra Setiyawan (Danyonif 841), dan Letkol Infanteri Mulya Adi Dharma (Danyonif 842). (*)







