Akses Transportasi Tangerang ke Jakarta Dipermudah

SEMARTARA, Kota Tangerang – Akses transportasi massal Kota Tangerang menuju Jakarta kini semakin mudah. Pasalnya, perpanjangan rute bus Transjakarta koridor 13 tujuan CBD Ciledug telah diresmikan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Saeful Rohman mengatakan bahwa tahun depan, rute bus kebanggaan warga Jakarta bakal melayani warga Pinang dan Cipondoh. Ia juga mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Kita kordinasi dengan BPTJ, nanti diperpanjang hingga Graha Raya. Cuma masih ada kendala teknis di jalan, itu yang lagi dikaji,” kata Saiful di ruangnya, Kamis (29/11).

Ia menuturkan, tidak hanya untuk kebutuhan masyarakat Pinang dan Cipondoh saja. Namun, masyarakat Tangerang Selatan juga bisa terbantu atas transportasi massal ini.

“Kalau sekarang tiga kecamatan yang terlayani, tahun depan mudah-mudahan warga Pinang dan Cipondoh juga bakal terlayani bus Transjakarta ini,” ujarnya.

Kendati demikian, sebelum perpanjangan pihaknya bakal berkoordinasi terdahulu dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Banten, mengingat jalan di Graha Raya merupakan jalan provinsi.

“Kami juga masih koordinasi dengan Dishub Jakarta dan Banten. Tahun depan, semoga perpanjangan ke Graha Raya ini bisa terlaksana. Sehingga, akses transportasi warga lebih mudah lagi kan,” tegasnya.

Kemudian nantinya, lanjut Saeful, warga dari Graha Raya yang hendak menuju Tangerang dapat melanjutkan perjalanan dengan transportasi massal BRT, hingga ke terminal terpadu di Poris Plawad. Namun, hal ini sedang dalam kajian.

“Kalau hingga ke Poris sepertinya tidak bisa. Karena ruas jalan menuju Poris yang tak memenuhi standar. Jadi nanti bus Transjakarta itu sampai Graha Raya, dan memutar ke wilayah Bintaro,” urainya.

Sebab menurut dia, tingkat kemacetan di Jalan Hos Cokrominoto yang kini ada beberapa Halte Transjakarta seperti di Puri Beta 1, Puri Beta 2 dan CBD Ciledug sudah menurun.

“Itu udah relatif berkurang, karena sudah pada beralih ke Transjakarta. Khusus Koridor 13, sekarang penumpang hingga 23 ribu orang per-hari. Warga Kota Tangerang yang naik di Koridor 13 berjumlah 8 ribu orang, sisanya warga luar,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan, untuk jumlah penumpang di Halte Transjakarta CBD Ciledug masih didata. Ia berharap, agar seluruh masyarakat Kota Tangerang beralih dari mobil pribadi ke transportasi massal. Sebab hal itu dapat mengurangi kemacetan yang ada di Kota Tangerang.

“Yang di CBD saya masih nunggu data. Tapi saya memperkirakan masih bertambah. Kalau 8.000 kan lumayan penggunaan mobil pribadi berkurang. Kan arus lalu lintas juga jadi lancar, tidak macet,” pungkasnya. (Helmi)

Tinggalkan Balasan