Tangerang, Semartara.News — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmennya memperkuat sektor UMKM dan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Ramadan. Penegasan tersebut disampaikan saat menutup kegiatan UMKM Ngider Kecamatan di halaman parkir Lapangan Firman Utina, Pasar Kemis, Minggu (15/2/2026).
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penguatan ekonomi masyarakat harus dimulai dari desa dan kelurahan. Melalui kegiatan UMKM Ngider, perputaran ekonomi diharapkan tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat setempat.
Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam membuka lapangan kerja informal serta meningkatkan pendapatan warga. Karena itu, pemerintah daerah terus memberikan dukungan, baik dari sisi pelatihan, pengemasan produk, hingga perluasan akses pasar.
Kegiatan tersebut juga menjadi ajang promosi produk lokal dari Pasar Kemis, Rajeg, dan sekitarnya. Beragam produk kuliner dan hasil usaha masyarakat diperkenalkan agar semakin dikenal luas oleh warga Kabupaten Tangerang.
Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro mencatat jumlah UMKM terus meningkat signifikan. Pada 2024 tercatat 61.000 pelaku UMKM dan hingga akhir Desember 2025 bertambah menjadi 78.000 pelaku usaha.
“Ini menunjukkan masyarakat semakin produktif dan perekonomian terus bergerak ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Selain memperkuat UMKM, Pemkab Tangerang juga menggelar Gerakan Pangan Murah untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan kebutuhan pokok menjelang Ramadan. Dalam program tersebut, paket sembako dijual seharga Rp41.000 per paket dari harga normal sekitar Rp80.000.
Di akhir acara, Bupati menyampaikan ucapan selamat menyambut Ramadan 1447 Hijriah dan berharap seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan sehat, tenteram, dan penuh keberkahan. (*)







