HUT ke-8 RSUD Pakuhaji, Bupati Tangerang Umumkan Perluasan Lahan hingga 4,8 Hektare

Bupati Tangerang meresmikan ruang jenazah, poli onkologi, serta penambahan 10 bed pada peringatan HUT ke-8 RSUD Pakuhaji.
Peringatan HUT ke-8 RSUD Pakuhaji menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah Pantura. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi mengoperasikan fasilitas terbaru mulai dari ruang jenazah yang lebih layak, penambahan kapasitas rawat inap, hingga pembukaan Poli Onkologi. Langkah ini merupakan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan pelayanan medis yang lebih lengkap, nyaman, dan profesional bagi seluruh masyarakat. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News – Merayakan delapan tahun perjalanannya pada Selasa (3/2/26), RSUD Pakuhaji menandai babak baru dalam pelayanan kesehatan masyarakat Tangerang. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, hadir untuk meresmikan serangkaian fasilitas yang kini tampil lebih modern dan humanis.

Wajah Baru Pelayanan yang Lebih Menghargai Pasien

Salah satu perubahan yang paling terasa adalah penataan ruang jenazah. Kini, fasilitas tersebut dibuat lebih layak dan tertutup untuk menjaga privasi serta kenyamanan keluarga pasien. Bupati menekankan bahwa penataan ini bukan sekadar soal kebersihan, melainkan bentuk penghormatan terhadap sisi emosional keluarga yang sedang berduka.

Selain aspek kenyamanan, RSUD Pakuhaji juga tancap gas dalam memperkuat layanan medis. Kapasitas rawat inap kini bertambah menjadi 140 tempat tidur, dibarengi dengan pembukaan Poli Onkologi. Kehadiran poli spesialis ini diharapkan dapat memangkas jarak bagi warga yang membutuhkan penanganan kanker tanpa harus jauh-jauh ke pusat kota.

Proyeksi Ambisius: Ekspansi Lahan di Pantura

Melihat kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan rencana besar: perluasan lahan rumah sakit seluas 4,8 hektare. Jika terealisasi, luas total RSUD Pakuhaji akan mencapai lebih dari 5 hektare.

“Rencana ini adalah upaya kami untuk memaksimalkan pelayanan bagi warga Pakuhaji dan wilayah Pantura secara umum. Kami memohon doa agar proses musyawarah desa terkait lahan ini berjalan lancar,” ujar Bupati Maesyal.

Mengutamakan Keamanan dan Sisi Humanis

Di sisi lain, Direktur RSUD Pakuhaji, Hj. dr. Umi Kulsum, MM, melihat usia delapan tahun ini sebagai momentum untuk memperkuat budaya kerja. Baginya, teknologi medis yang canggih harus diimbangi dengan sikap tenaga medis yang responsif dan transparan.

Sebagai bentuk rasa syukur, perayaan HUT ini juga diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian bantuan kepada anak-anak yatim piatu. Langkah ini mempertegas komitmen RSUD Pakuhaji yang ingin tumbuh bersama masyarakat melalui pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga peduli.

Melalui pembenahan menyeluruh ini, RSUD Pakuhaji optimis dapat terus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah utara Tangerang. (*)

Tinggalkan Balasan