Pemprov Banten Gandeng BPJPH Perkuat Ekosistem Industri Halal dan UMKM

Pemprov Banten bersama BPJPH memperkuat industri halal dan mempercepat sertifikasi halal UMKM demi pertumbuhan ekonomi daerah.
Gubernur Banten menerima cendera mata dari Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam pertemuan di Ruang Kerja Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, membahas penguatan industri halal dan percepatan sertifikasi halal UMKM. (Foto: Ist)

Kota Serang, Semartara.News – Gubernur Banten, Andra Soni, menyambut hangat kunjungan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, di KP3B, Kota Serang, pada Kamis (29/1/2026). Pertemuan strategis ini memfokuskan pembahasan pada penguatan ekosistem halal di Tanah Jawara, terutama mengenai percepatan sertifikasi bagi para pelaku UMKM.

Transformasi Halal: Dari Nilai Agama ke Penggerak Ekonomi

Dalam diskusi tersebut, Andra Soni menekankan bahwa industri halal di Banten bukan sekadar potensi, melainkan kekuatan ekonomi nasional yang nyata. Hal ini terlihat dari menjamurnya jumlah UMKM di wilayah tersebut yang terus menunjukkan tren positif.

Menurut Andra, konsep “halal” kini telah mengalami pergeseran makna yang lebih luas.

“Halal hari ini bukan lagi sebatas urusan religi. Ia telah bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup, standar kesehatan, hingga instrumen ekonomi yang mencakup berbagai sektor layanan,” jelasnya.

Langkah Nyata Pemerintah Provinsi

Sebagai bentuk komitmen, Pemprov Banten siap mendukung penuh program nasional sertifikasi halal. Andra memastikan bahwa dukungan ini tidak hanya berhenti di level wacana, melainkan akan dieksekusi langsung oleh Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui fasilitasi konkret bagi para pelaku usaha.

Rencana Strategis: UPT Sertifikasi Halal di Banten

Mengapresiasi visi Gubernur, Ahmad Haikal Hasan mengungkapkan rencana besar BPJPH untuk membangun Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sertifikasi Halal di Banten. Fasilitas ini nantinya akan melayani kebutuhan sertifikasi mulai dari skala UMKM hingga korporasi besar.

Beberapa poin kolaborasi yang juga disepakati dalam pertemuan tersebut meliputi:

  • Hibah Lahan: Perencanaan penyediaan lahan untuk operasional layanan halal.

  • Sertifikasi Kawasan: Mendorong UMKM dan kantin di area industri untuk segera bersertifikat halal.

  • Sosialisasi Masif: Strategi edukasi bagi pelaku usaha besar untuk mengadopsi standar halal secara menyeluruh.

Ahmad Haikal Hasan optimis bahwa di bawah kepemimpinan Andra Soni, Banten mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menekan kesenjangan sosial. Ia memprediksi bahwa keberhasilan tata kelola sertifikasi halal di Banten akan menjadi tolak ukur baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan