Tangerang, Semartara.News — Dalam upaya memperkuat edukasi digital pencegahan HIV/AIDS, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tangerang menggelar pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk penulisan kreatif dan pembuatan konten media sosial, Kamis (29/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di PKBM Tan Malaka, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Pelatihan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri atas pegiat, relawan, siswa, dan mahasiswa dari berbagai komunitas dan lembaga. Peserta berasal dari JIP Kabupaten Tangerang, IPPI Kabupaten Tangerang, Relawan Peduli Kesehatan Reproduksi dan HIV/AIDS, Genre Kabupaten Tangerang, Yayasan Cita Adaru Bersama, Yayasan Bina Muda Gemilang, KDS Bougenville Sehati, Forum Komunikasi Peduli HIV Tangerang Bersatu (FKPTB), POKJA Wartawan Tangerang, serta unsur siswa dan mahasiswa.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Eko Darmawan, S.T., selaku Pengelola Program HIV/AIDS KPA Kabupaten Tangerang. Ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi digital, termasuk AI, menjadi sarana strategis dalam memperkuat komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) yang adaptif terhadap perkembangan media saat ini.
“Media digital terus berkembang dan menuntut pendekatan yang lebih kreatif. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta mampu memanfaatkan AI untuk menghasilkan konten edukasi yang efektif, akurat, dan tetap beretika tanpa stigma,” ujar Eko.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber. Narasumber pertama, Jethro Aspati, pegiat KPA Kabupaten Tangerang, menyampaikan materi tentang pemanfaatan media digital dan strategi konten untuk kampanye kesehatan. Ia mengulas karakteristik berbagai platform media sosial serta pentingnya perencanaan pesan yang tepat sasaran.
Sementara itu, narasumber kedua, Mohamad Romli, jurnalis sekaligus konten kreator, memaparkan teknik penulisan kreatif dan penggunaan AI dalam produksi konten digital. Materi meliputi pemanfaatan AI untuk penulisan caption, artikel, hingga pengembangan ide konten media sosial yang informatif dan menarik.
Selain sesi pemaparan, peserta juga mengikuti praktik langsung penggunaan tools AI untuk mendukung pembuatan konten. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas peserta sebagai content creator yang mendukung kampanye pencegahan HIV/AIDS secara lebih luas dan adaptif di era digital.
Melalui pelatihan ini, KPA Kabupaten Tangerang berharap para peserta dapat menjadi agen edukasi digital yang aktif dalam menyebarkan pesan kesehatan yang akurat, kreatif, dan bebas stigma melalui berbagai platform media sosial. (*)







