Bupati Tangerang Salurkan Bantuan dan Tinjau Lokasi Banjir di Pakuhaji

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyalurkan bantuan dan meninjau lokasi banjir di Pakuhaji untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
Kepedulian nyata untuk sesama. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan bantuan paket baby kits kepada ibu dan balita yang terdampak banjir di Kecamatan Pakuhaji. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News – Di tengah suasana prihatin akibat luapan air, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, turun langsung menemui warga terdampak banjir di Kecamatan Pakuhaji pada Kamis (15/1/26). Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Tangerang ini bertujuan untuk memastikan bantuan logistik sampai ke tangan masyarakat sekaligus memetakan solusi jangka panjang atas masalah banjir di wilayah tersebut.

Dalam peninjauan ini, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Bina Marga dan SDA Iwan Firmansyah, Kepala Pelaksana BPBD Ahmad Taufik, serta jajaran pemerintah kecamatan setempat.

Fokus pada Kesehatan dan Logistik

Bupati Maesyal menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan warga adalah prioritas utama. Beliau menginstruksikan pihak Puskesmas untuk melakukan aksi “jemput bola”.

“Jangan sampai ada warga yang sakit terhambat mendapatkan medis. Petugas kesehatan harus proaktif mendatangi mereka yang tidak bisa beranjak ke fasilitas kesehatan,” tegas Bupati.

Selain kesehatan, Bupati juga menaruh perhatian besar pada kecukupan pangan. Beliau meminta agar jumlah dapur umum ditambah, terutama untuk menjamin asupan nutrisi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil.

Pendistribusian Bantuan

Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyalurkan berbagai kebutuhan pokok untuk meringankan beban masyarakat, yang meliputi:

  • Bahan pangan (beras, mi instan, sarden, dan air mineral).

  • Kebutuhan balita (perlengkapan bayi dan pakaian anak).

  • Selimut untuk kenyamanan warga.

Bantuan tersebut disebar secara merata ke beberapa titik krusial, di antaranya Desa Kohod (Pakuhaji), Desa Pangkalan (Teluknaga), serta Posko Polsek Pakuhaji.

Melalui langkah darurat ini, Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus memantau kondisi di lapangan dan segera melakukan evaluasi infrastruktur guna meminimalkan risiko banjir di masa mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan