Turnamen Tenis Meja Silaturahmi Cup Perdana Digelar, ASN Antar Kecamatan Tangsel Makin Kompak

Silaturahmi Cup 2026 menjadi ajang perekat ASN Tangsel melalui turnamen tenis meja antar kecamatan dan kelurahan.
Salah satu pertandingan tenis meja pada ajang Silaturahmi Cup 2026, turnamen antar kecamatan dan kelurahan yang pertama kali digelar di Kota Tangsel. Turnamen ini diikuti total 72 peserta dan menggunakan lima arena pertandingan. Pemilihan tenis meja dinilai tepat karena mudah, aman, dan dapat diikuti semua kalangan. (Foto: Ist)

Kota Tangsel, Semartara.News – Turnamen tenis meja Silaturahmi Cup 2026 untuk pertama kalinya digelar di Kota Tangerang Selatan sebagai ajang mempererat kekompakan aparatur sipil negara (ASN) antar kecamatan dan kelurahan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Setu, Kamis (8/1/2026), menjadi momentum membangun kebersamaan ASN di awal tahun.

Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo mengatakan, Silaturahmi Cup merupakan inisiatif positif yang mampu menghadirkan suasana keakraban di tengah padatnya aktivitas pelayanan publik.

“Turnamen ini akan digelar secara bergilir di seluruh kecamatan. Setelah Setu, kecamatan lain akan menjadi tuan rumah. Tujuannya mempererat silaturahmi antar camat, lurah, dan ASN kewilayahan,” ujarnya.

Menurut Bambang, kegiatan olahraga seperti ini menjadi ruang jeda yang sehat bagi ASN untuk menyegarkan kembali semangat kerja, sehingga dapat lebih siap menghadapi tantangan pelayanan publik sepanjang tahun 2026.

Ia menambahkan, Silaturahmi Cup lahir dari gagasan para camat dengan konsep sederhana namun bermakna, tanpa membebani anggaran. Cabang olahraga tenis meja dipilih karena mudah, aman, serta dapat diikuti oleh seluruh kalangan ASN.

“Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut dan berkembang, karena soliditas ASN merupakan kunci utama kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Silaturahmi Cup, Adhi Mustofa, menyampaikan bahwa turnamen ini menjadi yang pertama kali digelar di Kota Tangsel dan diharapkan menjadi agenda rutin tahunan.

“Tujuan utamanya sederhana, memperkuat hubungan dan persaudaraan antar pegawai kelurahan dan kecamatan se-Tangsel,” katanya.

Turnamen ini diikuti 72 peserta yang berasal dari tujuh kecamatan dan 54 kelurahan. Setiap kelurahan mengirimkan satu tim, sementara masing-masing kecamatan mengirimkan dua tim. Selain itu, terdapat satu tim tamu dari Kopingho yang pembinanya juga Sekda Kota Tangsel dan turut ambil bagian sebagai peserta.

Pertandingan digelar selama satu hari di lima arena secara bersamaan, mulai dari babak awal hingga final dan pembagian hadiah yang ditargetkan selesai pada hari yang sama.

Untuk menambah semarak kegiatan, panitia menyiapkan hadiah uang pembinaan serta berbagai doorprize seperti kulkas, kompor gas, dan dispenser. Meski demikian, Adhi menegaskan bahwa hadiah bukanlah tujuan utama turnamen.

“Yang terpenting adalah silaturahminya. Hadiah hanya sebagai penyemangat,” ujarnya.

Ke depan, Silaturahmi Cup direncanakan menjadi agenda tahunan sekaligus bagian dari pembinaan cabang olahraga tenis meja di Kota Tangerang Selatan. Panitia juga menyiapkan rencana turnamen tenis meja antar organisasi perangkat daerah (OPD).

“Tenis meja itu sederhana, efisien, minim risiko, tetapi tetap seru dan kompetitif,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan